Hello guys...
Pada kesempatan saya hari ini, saya akan membahas suatu fenomena yang sudah tidak asing bagi warga kita dan banyak negara di dunia. Sebenarnya saya tidak menyalahkan para manusia itu berpacaran karena saya sendiri juga punya hasrat tentang ini. Hanya saja saya telah tanamkan dalam hati saya "ini belum saatnya", kalau di beberapa post saya menunjukkan betapa ngenes diri saya dikarenakan saya jomblo, itu kan hanya guyon guys, hehehe.

Lalu pihak mana yang bersalah dalam pihak ini? Pertama, pihak yang berpacaran secara berlebihan tadi karena mereka tidak mempunyai moral dalam diri mereka dan tidak berfikir panjang tentang kehidupan mereka setelahnya. Kedua, pihak orang tua yang mempunyai anak seperti tadi. Mengapa mereka tidak mengajarkan nilai agama, nilai moral, nilai adat kepada mereka? Dan mereka sudah dianggap lalai jika sang anak telah melakukan hal seperti tadi.
![]() |
Apa harus berhubungan intim pada saat pacaran? |
Banyak anak umur Sekolah Dasar (SD) sudah pacaran, dan tidak sedikit dari mereka yang hamil, kan?(bukan dihamili oleh anak laki-laki tetapi oleh pemuda yang biasa disebut "pedofil"). Berapa banyak anak Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berpacaran? Walaupun saya ingin waktu itu, dan kemudian saya ditolak oleh seseorang yang saya suka dan kemudian saya tidak memiliki riwayat cinta lagi sampai saat ini. Dan tidak sedikit pula siswi SMP yang sudah hamil karena pasangan siswanya, betul? Dan yang paling banyak kasus adalah siswa Sekolah Menengah atas dan siswa universitas. Mereka melampaui batas dari hukum berpacaran.
Jika ingin berpacaran sebaiknya kalian melakukan pacaran yang sehat. Bagaimana caranya? Usahakan untuk melindungi pasangan kalian, bukan malah merusaknya dengan menjamahnya apalagi di organ vital mereka. Melakukan banyak aktivitas yang bermanfaat bersama-sama seperti
- Shalat berjama'ah (bila melaksanakan) bersama bila sedang bertemu, jangan sampai karena hubungan gelap salah satu pasangan kita yang dishalatkan
- Melakukan olahraga bersama, seperti senam pagi, jogging, bersepeda bersama, dsb., jangan sampai malah berolahraga bersama dimalam hari karena itu hanya bisa dilakukan saat sudah menikah
- Melakukan latihan fisik seperti berkuda (yang ringan, tapi cukup untuk membuat isi dompet kita menderita), bersepeda, dsb., jangan malah melakukan kuda-kudaan
- Makan malam bersama di sebuah restoran yang bisa membuat pasangan kalian bahagia. Bukan malah tidur malam-malam bersama
- Sering menelfon atau sms pasangan kalian bisa membuat hubungan kalian menjadi lebih erat lagi. Karena dengan begitu setidaknya kalian mengetahui apa yang sedang pasangan kalian lakukan dan bisa mencegah perselingkuhan, tapi kalian juga harus tau waktu. Jangan sampai jam 12 malam kalian telfon pasangan kalian, besok pagi langsung putus pacaran
- Bagi laki-laki seringlah menjemput pasangan perempuan kalian jika ia sedang pergi sendiri atau bersama temannya. Ini sebagai bentuk perlindungan yang cukup romantis kepada pasangan
Salam.
BalasHapusThanks infonya. Oiya kalo kita ngomongin pacaran, ternyata dampaknya cukup luas loh buat kehidupan kita. Salah satunya bisa merusak kondisi ekonomi. Penjelasan lengkapnya cek disini ya: Awas, gaya pacaran ini bisa bikin kantong jebol